Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan /MSDL <a href="http://jmslahan.unsyiah.ac.id" target="_blank"><strong>JMSL</strong></a> dikelola oleh <a href="http://ksdl.unsyiah.ac.id" target="_blank">Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan (KSDL)</a> <a href="http://pps.unsyiah.ac.id" target="_blank">Pascasarjana</a> <a title="Universitas Syiah Kuala" href="http://unsyiah.ac.id" target="_blank">Unsyiah</a>.<br /><strong></strong>Diterbitkan berkala 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober sejak tahun 2012. <strong><br /></strong>Jurnal ini mempublikasikan tulisan ilmiah dibidang Konservasi Sumberdaya Lahan. <br /><em>Website</em>: http://jmslahan.unsyiah.ac.id<br /><strong>ISSN</strong>: <strong>2301-6981</strong> en-US jmslahan@gmail.com (Dr. Ir. Muyassir, M.P.) ridwansaputra@gmail.com (Ridwan Saputra, S.Pt) Wed, 03 Jul 2019 10:31:14 +0700 OJS 2.4.8.5 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 KORELASI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU DENGAN HASIL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MI NEGERI KOTA BANDA ACEH /MSDL/article/view/2866 <p><strong>Abstrak :</strong> Hasil pembelajaran pendidikan jasmani di pengaruhi oleh beberapa faktor, yang diimbanggi olah, kompetensi kepala sekolah dan kinerja guru. Kompetensi kepala sekolah yang terasparan dan kinerja guru yang maksimal akan mempengaruhi hasil pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian pada MI Negeri kota banda aceh, dapat diperoleh kompetensi kepala sekolah dan kinerja guru dengan hasil pembelajaran pendidikan jasmani MI Negeri Kota Banda Aceh masih tarap sederhana, di bandingkan dengan Sekolah Dasar Yang ada di Kota Banda Aceh di sebabkan faktor-faktor lain yang mendukung permasalah ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk mengutahui korelasi kompetensi kepala sekolah dan kinerja guru dengan hasil pembelajaran pendidikan jasmani MI Negeri kota banda aceh, Populasinya adalah seluruh MI Negeri kota banda aceh, sampel penelitian ini adalah seluruh kepala sekolah MI Negeri Kota Banda Aceh adalah 11 sekolah, guru pendidikan jasmani dan hasil pembelajaran pendidikan jasmani. Perhitungan data yang diperoleh dari hasil Angket Kompetensi Kepala Sekolah, Angket Kinerja Guru dan Hasil Rapots pendidikan jasmani MI Negeri Kota Banda Aceh. Hasil penghitungan di peroleh F <sub>hitung</sub> = 49,78, sedangkan nilai F <sub>tabel, </sub>adalah 4,46 pada taraf signifikansi dengan <em>db (n-k-1)</em> sebangai penyebut dan <em>k</em> sebagai pembilang artinya F <sub>hitung</sub> lebih besar F <sub>tabel,</sub> , Uraian tersebut menunjukkan bahwa hipoitesis yang penulis rumuskan di terima kebenarannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi kompetensi kepala sekolah dan Kinerja guru dengan hasil pembelajaran MI Negeri Kota Banda Aceh.</p><p><strong>Kata kunci:</strong> Kompetensi kepala sekolah, Kinerja Guru, Hasil Pembelajaran Pendidikan jasmani</p> Abd. Rahman Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2866 Fri, 03 Jul 2015 00:00:00 +0700 PENDATAAN DAN PEMETAAN OLAHRAGA PRESTASI KONI KABUPATEN PIDIE DARI TAHUN 2006 s/d 2012 /MSDL/article/view/2867 <p><strong>Abstrak: </strong>Tumbuh kembangnya prestasi olahraga di suatu Provinsi berakar dari pembinaan prestasi Kabupaten/Kota, dalam hal ini potensi yang ada di daerah harus dikembangkan untuk menyokong prestasi olahraga di tingkat Provinsi dan Nasional. Oleh karena itu tiap-tiap Kabupaten/Kota harus melakukan pembinaan yang bagus, sehingga menghasilkan prestasi yang membanggakan. Oleh karena itu, kajian ini menarik untuk dilakukan penelitian. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil pendataan dan pemetaan olahraga prestasi KONI Kabupaten Pidie dari tahun 2006 s/d 2012 ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pendataan dan pemetaan Olahraga prestasi KONI Kabupaten Pidie dari tahun 2006 s/d 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukan bahwa hasil pendataan KONI Kabupaten Pidie secara organisasi sudah berjalan sebagaimana mestinya dan hasil pemetaan olahraga prestasi KONI Kabupaten Pidie tergolong bagus, ini terbukti dari hasil PORDA XI tahun 2010 yang memiliki peningkatan dari PORDA X tahun 2006. Dari hasil yang didapatkan dilapangan, peneliti dapat menyarankan agar lebih ditingkatkan lagi pembinaan olahraga prestasi yang dimiliki KONI Kabupaten Pidie untuk menuju hasil yang lebih optimal lagi kedepan dalam menjalankan setiap program yang direncanakan.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci:</strong> Pendataan dan Pemetaan terhadap olahraga prestasi.</p> Ghazali . Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2867 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 PENGEMBANGAN ALAT UKUR KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN JASMANI /MSDL/article/view/2868 <p><strong>Abstrak</strong><strong> : </strong>Salah satu masalah utama dalam pendidikan jasmani di Indonesia hingga dewasa ini ialah belum efektifnya pengajaran pendidikan jasmani disekolah-sekolah. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah terbatasnya kemampuan guru pendidikan jasmani dan terbatasnya sumber yang digunakan untuk mendukung proses pengajaran pendidikan jasmani dan selama ini dalam proses pengajaran pendidikan jasmani belum adanya suatu alat ukur untuk melihat  efektifitas pembelajaran guru pendidikan jasmani  itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen keefektifan pembelajaran guru pendidikan jasmani pada SLTA Se-Kabupaten Pidie sebagai skala penilaian yang dapat digunakan oleh pihak sekolah dan masyarakat secara valid dan reliabel. Yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan jasmani dan siswa pada SLTA di Kabupaten Pidie yang mewakili dari setiap rayon. Proses pembuatan alat ukur keefektifan pembelajaran guru pendidikan jasmani yaitu meliputi empat tahap (1) pengumpulan butir-butir (item pool) (2) pemilihan butir-butir (screening of item pool). (3) penyusunan skala (construction of scales) (4) metode kuesioner. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dikatagorikan dan dianalisis baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yang tercantum pada bagian analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa skala keefektifan pembelajaran pendidikan jasmani yang terdiri dari 7 faktor dan 93 butir pernyataan merupakan alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengukur keefektifan pembelajaran pendidikan jasmani pada SLTA di Kabupaten Pidie dan alat ukur keefektifan pembelajaran guru pendidikan jasmani yang dapat diikutsertakan dalam skala tersebut memiliki tingkat kesahihan tinggi dengan dengan skor 0.802 dan tingkat keterandalan yang tinggi dengan skor 0.740.</p><p> </p><p> </p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Alat Ukur Keefektifan Pembelajaran Pendidikan Jasmani</p> Jufri . Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2868 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 PELAKSANAAN SUPERVISI PENGAJARAN OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 1 BANDA ACEH /MSDL/article/view/2869 <p><strong><em>Abstract:</em></strong> <em>Supervision of teaching is a principal effort in coaching teachers in order to improve their quality of teaching. The aim of the study was to identify the teaching supervision programs, teaching supervision implementation, supervision techniques, and inhibiting factors in supervision implementation conducted by principal. This research used descriptive method and qualitative approach. Data collection techniques used were observation, interview, and documentation study. Subjects of the research were principal, vice-principals, senior teachers and head of the program expertise. The results of the research showed that  1) Teaching supervision programs at State Vocational High School (SMKN) 1 Banda Aceh were oriented   to the guidance of the task of teachers in order to improve their performance by involving the vice principals, senior teachers and head of the program expertise. During the drafting of the program, the formulation of objectives was poorly supported by the supporting facilities and implementation strategies. 2) There are several stages (cycles) in the implementation of teaching supervision to improve the performance of the teachers. It starts from the initial planning stage, the observation stage, and the final stage (discussion feedback), so that the learning process will be more effective, but not all teachers have been supervised yet in compliance with the program. 3) Techniques used by the principal were individual, group, and clinical supervision technique. 4) Follow-up is done by providing assistance and guidance to teachers who are experiencing difficulties in carry out their duties as a teacher, and improving teacher’s professionalism through teacher conferences and training courses. However, it was not implemented as planned in the supervision program. 5) Inhibiting Factors in the implementation of the teaching supervision is low competence of supervisor appointed, there were unplanned activities outside supervision schedule, and it is hard to change old habits.</em></p><p><em> </em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Teaching Supervision and Teachers’ Performance</em></p> Siti Wahidah Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2869 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEKOLAH MELALUI MANAJEMEN STRATEGIK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANDAR BARU /MSDL/article/view/2870 <p><strong><em>Abstract</em></strong><strong><em>: </em></strong><em>This study</em><em> aims to determine the mechanism, consideration, implementation, and dissemination of the principal decision-making through strategic management at Bandar Baru SMPN 1. This research used descriptive method with qualitative approach, data collection techniques were interviews, observation and documentation study. Subjects were principals, vice-principals, and teachers. The results showed that: (1) The mechanism of decision-making is done by identifying activities problems, formulate goals, determine alternatives, determine solutions, and decision-making, (2) consideration in decision-making is done by consensus </em><em>paths</em><em> between teachers and employees, (3) Implementation </em><em>of </em><em>decision</em><em>-making</em><em> i</em><em>mplemented through</em><em> legalization, operational plans, and communication, and action, monitoring, review and evaluation, and (4) socialization </em><em>of </em><em>decisions</em><em> implemented through an open explanation to the vice principal and carried out according to plan.</em><strong><em></em></strong></p><p><strong><em> </em></strong></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em> </em><em>:</em><em> </em><em>strategic</em><em> management</em><em>,</em><em> and </em><em>decision making</em><strong><em></em></strong></p> Marzuki . Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2870 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 KOMPETENSI DAN GAYA KEPEMIMPINAN PERSONALITI KOMUNITAS OLAHRAGA DI PROVINSI ACEH /MSDL/article/view/2871 <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 33.95pt 0.0001pt 1cm; text-align: justify; background-image: initial; background-attachment: initial; background-size: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-position: initial; background-repeat: initial;"><strong><span style="font-size: 10pt;">Abstrak :</span></strong><span style="font-size: 10pt;" lang="EN-US">Kompetensi yang dimiliki seorang pemimpin merupakan komponen yang sangat utama dibutuhkan dalam pembangunan bangsa, karena dapat menjadikan pendorong dan penghambat pelaksanaan pembangunan. Kepemimpinan, sebagai sebuah konsep, diartikan sebagai proses mempengaruhi dari pihak seseorang terhadap pihak lainnya, guna mencapai suatu tujuan Bagaimana pemimpin memperagakan perilaku kepemimpinan, dalam kontek ini, disebut tipe atau gaya kepemimpinan. </span><span style="font-size: 10.0pt;" lang="EN-US">Olahraga memberikan kesempatan secara luas kepada pelakunya untuk menerapkan inisatif dan kreatifitasnya yang dapat member</span><span style="font-size: 10.0pt; mso-ansi-language: IN;">I</span><span style="font-size: 10.0pt;" lang="EN-US"> sumbangan kepada kemajuan ilmu pengetahuan manusia yang pada akhirnya terbentuk kompetensi dan gaya kepemimpinan yang handal, namun masyarakat awan belum meyakini bahwa olahraga dapat meningkatkan kompetensi dan membentuk kepribadian seorang pemimpin. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaui kompetensi dan gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh <em>personality</em> komunitas olahraga di Provinsi Aceh. penelitian ini mengunakan pendekatan diskriptif  kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah <em>personality</em> komunitas olahraga yang tersebar di seluruh Aceh yang berjumlah 10 orang dengan teknik <em>Purposive sampling</em> dengan menggunakan instrument pengamatan dan wawancara mendalam. Tehnik analisis dilakukan dalan beberapa tahap, tahap pertama, reduksi data, selanjutnya, display data, dan yang ketiga mengambil kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>personality</em> komunitas olahraga di Provinsi Aceh telah memiliki kompetensi dan gaya kepemimpinan yang ideal, sehingga asumsi masyarakat terhadap lemahnya kompetensi dan gaya kepemimpinan <em>personality</em> komunitas olahraga </span><span style="font-size: 10.0pt; mso-ansi-language: IN;">tidak diterima kebenarannya</span><span style="font-size: 10.0pt;" lang="EN-US">.</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 33.95pt 0.0001pt 1cm; text-align: justify; background-image: initial; background-attachment: initial; background-size: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-position: initial; background-repeat: initial;"><span style="font-size: 10.0pt;" lang="EN-US"> </span></p><strong><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif'; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA;" lang="EN-US">Kata Kunci :</span></strong><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif'; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA;" lang="EN-US"> Kompetensi, gaya kepemimpinan dan komunitas olahraga</span><p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-size: 16.0pt;" lang="EN-US">KOMPETENSI DAN GAYA KEPEMIMPINAN PERSONALIT</span></strong><strong><span style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: IN;">I </span></strong><strong><span style="font-size: 16.0pt;" lang="EN-US">KOMUNITAS OLAHRAGA DI PROVINSI ACEH</span></strong></p> M Yahya Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2871 PENGARUH METODE LATIHAN LARI PERCEPATAN DAN LARI INTERVAL TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA /MSDL/article/view/2872 <p><strong>Abstrak: </strong>Kunci keberhasilan dalam permainan sepakbola adalah penguasaan keterampilan dasar bermain sepakbola harus dimiliki pemain sepakbola, hal ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah Kabupaten Pidie Jaya melakukan pembinaan olahraga dengan cara merangsang dan meningkatkan kegiatan olahraga di sekolah-sekolah dalam rangka menjaring calon-calon atlet berbakat. Berdasarkan hasil observasi di klub Ps.Smansa SMA Negeri I Meureudu dapat digambarkan bahwa para pemain masih kurang menguasai keterampilan dasar bermain sepakbola khususnya keterampilan kecepatan menggiring bola <em>(dribbing) </em>sehingga bola dapat dengan mudah direbut oleh lawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan metode latihan lari percepatan dan metode latihan lari interval terhadap keterampilan bermain sepakbola<strong> </strong>pada klub Ps.Smansa SMA Negeri 1 Meureudu.<strong> </strong>Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode quasi-eksperimen dengan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em> atau (<em>pretest-posttest control group design</em>) dalam bentuk tes keterampilan dengan mengambil sampel 40 orang siswa putra anggota klub Ps.Smansa SMA Negeri 1 Meureudu, dengan teknik <em>mathcing pairing </em>berdasarkan perolehan rangking pada nilai pretest ditentukan dua kelompok sampel<em> </em>yang masing-masing berjumlah 20 orang. Kelompok I diberi metode latihan lari percepatan dan kelompok II diberi latihan lari interval. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan dasar bermain sepakbola (<em>soccer test</em>). Teknik analisis data menggunakan uji t (uji beda rata-rata). Hasil penelitian terhadap pengaruh metode latihan lari percepatan dan latihan lari interval memperoleh nilai t hitung sebesar 2,100 sedangkan nilai t tabel 2,024, maka t hitung lebih besar dari t tabel (2,100 &gt; 2,024) dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan dasar bermain sepakbola khususnya keterampilan menggiring bola (<em>dribbling</em>), dimana pada metode latihan lari percepatan memperoleh nilai rata-rata 32,40 dan nilai rata-rata, sedangkan pada metode latihan lari interval memperoleh nilai 29,900, ini membuktikan bahwa metode latihan lari interval lebih berpengaruh dari pada metode latihan lari percepatan dalam meningkatkan keterampilan bermain sepakbola khususnya keterampilan menggiring bola pada klub Ps.Smansa SMA Negeri 1 Meureudu.<strong></strong></p><p> </p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Lari Percepatan, Lari Interval, Keterampilan Sepakbola</p> Muhammadiah . Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2872 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMP NEGERI DI KECAMATAN MASJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR /MSDL/article/view/2873 <p><strong>Abstrak </strong><strong>:</strong><strong> </strong>Strategi kepala sekolah<strong> </strong>merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kinerja guru dalam proses pembelajaran, Judul penelitian adalah Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada SMP Negeri di Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah,  guru, dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan guru melalui pembinaan kemampuan guru dalam proses pembelajaran, 2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru yaitu : a) Menegakkan kedisiplinan guru, b) Meningkatkan standar prilaku guru, c) Melaksanakan semua peraturan, 3) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru yaitu menciptakan situasi yang harmonis, memenuhi semua perlengkapan yang diperlukan serta memberikan penghargaan dan hukuman, 4) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan komitmen guru adalah: mengadakan pelatihan, mendatangkan tutor ke sekolah dan memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, menempatkan guru sesuai dengan bidangnya, dan mengadakan rapat setiap awal semester. 5) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah: a) kurang tegas dalam menerapkan kebijakan b) guru kurang motivasi dan domisili guru yang jauh. c) fasilitas sekolah yang belum memadai, d) rendahnya partisipasi warga lingkungan sekolah.</p><p> </p><p><strong>Kata kunci :</strong> Strategi Kepala Sekolah Dan Kinerja Guru</p> Mukhtar . Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2873 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU DI SD NEGERI 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR /MSDL/article/view/2874 <p><strong>ABSTRAK : </strong>Strategi kepala sekolah merupakan faktor yang paling menentukan dalam keberhasilan peningkatan mutu di sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepala sekolah perencanaan, pelaksanaan, pengawasan  dan  hambatan dalam peningkatan mutu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Studi Dokumentasi. Subjek penelitian adalah Komite, Kepala Sekolah, Guru dan Murid. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Strategi Kepala Sekolah dalam perencanaan peningkatan mutu adalah  Melibatkan seluruh personil sekolah, Kepala Sekolah memberi kesempatan kepada guru dalam perencanaan mutu, Kepala Sekolah bekerjasama dengan komite dalam menyusun anggaran sekolah. 2) Strategi Kepala Sekolah dalam peningkatan mutu adalah  Guru yang mengajar harus sesuai dengan kualifikasinya, pembelajaran sesuai kurikulum, membantu dan menasehati guru, dalam penerimaan Siswa mengadakan tes. 3) Strategi Kepala Sekolah dalam pengawasan peningkatan mutu adalah  melakukan supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik kelompok dan teknik perseorangan terhadap kegiatan peningkatan mutu di sekolah. 4) Hambatan dalam pelaksanaan peningkatan mutu adalah Kepala sekolah tidak dapat membagi waktu dan mengontrol seluruh kegiatan sekolah. Kurangnya kemampuan guru dalam mengoperasikan sarana sekolah yang terlalu canggih. Evaluasi siswa yang melibatkan wali murid dengan guru terhambat karena orangtua/wali tidak mau menerima kekurangan dari anaknya. Hal ini menyulitkan guru dalam melakukan evaluasi</p><p><strong>Kata Kunci :</strong> Strategi Kepala Sekolah dan Mutu Pendidikan</p> Nurasiah ., Murniati AR, Cut Zahri Harun Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2874 Wed, 01 Jan 2014 00:00:00 +0700 KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BIDANGSTUDI IPS PADA SMP KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH /MSDL/article/view/2875 <strong>Abstrak</strong>: Pengelolaan pembelajaran terkait dengan upaya guru untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kendala  dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SMP Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Sumber data penelitian adalahkepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan guru IPS. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Perencanaan pembelajaran diawali dengan pembagian tugas guru dan penyusunan jadwal kegiatan belajar mengajar pada awal tahun ajaran sekolah. Dokumen perencanaan pembelajaran IPS dimiliki oleh guru terdiri dari kelender pendidikan, program tahunan, program semester, program modul, program mingguan dan harian, program pengayaan dan remedial, program bimbingan dan konseling, pengembangan silabus dan RPP. Dalam hal ini guru dibolehkan  mendownload program-program pembelajaran sekolah lain sebagai perbandingan, namun tidak melakukan plagiat, guru wajib memodifikasinya sesuai dengan kebutuhan lokal. (2) Pelaksanaan pembelajaran IPS dilaksanakan dengan alokasi waktu 4 jam tatap muka perminggu perkelas. Metode pembelajaran yang dominan dilakukan oleh guru adalah metode ceramah, tanya jawab,diskusi kelompok dan penugasan. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran mencakup tiga kegiatan, yakni kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan dalam bentuk tes formatif dan sumatif. Materi tes disusun dalam bentuk soal essay dan pilihan berganda tanpa dilakukan  uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Pemberian skor dan nilai berdasarkan Penilaian Acuan Patokan. Program remedial dilaksanakan bagi siswa-siswa yang belum mencapai KKM (4) kendala bagi guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran IPS; (a) kejenuhan dalam mengajar mengurangi motivasi guru terhadap improvisasi mutu pembelajaran, (b) guru IPS kurang mendapat bimbingan dan pelatihan, (c) media pembelajaran IPS sangat terbatas, (d) adanya persepsi bahwa pembelajaran IPS itu mudah dan kurang menarik. Kendala bagi guru dalam pelaksanaan pembelajaran IPS adalah; (a) karakteristik siswa yang beragam menyebabkan pengendalian kelas kurang efektif, (b) kurang variatifnya metode pembelajaran menyebabkan kurang efektifnya penyampaian materi (c) kurang aktifnya situasi kelas disebabkan siswa kurang tertarik terhadap materi IPS Nurhayati ., Murniati AR, Khairuddin . Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2875 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700 PERENCANAAN STRATEGIK SUMBER DAYA DOSEN PADA UNIVERSITAS SYIAH KUALA /MSDL/article/view/2876 <p class="5bkatakunci"><span lang="SV">Abstrak:</span><span lang="SV"> Perencanaan strategik perlu dilakukan dalam pengembangan dan peningkatan sumber daya dosen di Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan</span><span lang="SV">untuk mengetahui perencanaan strategik sumber daya pada Universitas Syiah Kuala.PEnelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian adalah Rektor dan Pembantu Rektor I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kebijakan pengembangan dosen di Universitas Syiah Kuala, dilakukan berdasarkan pertimbangan pemeratan dan perluasan akses, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing serta peningkatan tata kelola, (2) Strategi pengembangan dosen pada univesitas Syiah Kuala diprioritaskan melalui kegiatan rekrutmen, promosi profesor dan studi lanjut dari jenjang S1 ke jenjang S2 dan dari jenjang S2 ke jenjang S3, (3) Program dan implementasi pengembangan sumber daya dosen dilaksanakan melalui mekanisme monitoring, evaluasi umpan balik yang terus menerus, untuk mengetahui ada tidaknya keseimbangan antara biaya yang dikeluarkan dengan derajat mutu yang dihasilkan dari semua produk universitas,(4) Evaluasi dilakukan secara berkala dan berkelanjutan melalui mutu input, proses dan out put. Namun demikian tidak terdapat dokumen tentang rancangan evaluasi yang menyeluruh baik dalam kontek perencanaan maupun implementasi untuk tiap-tiap program, (5) Faktor pendukung pengembangan sumber daya dosen pada Universitas Syiah Kuala adalahpenataan anggaran yang sesuai dan tepat sasaran, penetapan kebijakan menunjukkan adanya komitmen dalam pelaksanaan program sesuai dengan peraturan, adanya fasilitas bagi dosen untuk meningkatkan kompetensinya.</span></p><p class="2penulis" style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;"><span style="font-size: 16.0pt; mso-bidi-font-size: 14.0pt;" lang="DE">PERENCANAAN STRATEGIK SUMBER DAYA DOSEN PADA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</span></p> Rosalina Ermanita Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah /MSDL/article/view/2876 Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 +0700